Categories
Uncategorized

Faktor yang mempengaruhi struktur utang perusahaan

Karakteristik dinamis dan faktor yang mempengaruhi struktur utang perusahaan publik di Cina, Desain/metodologi/pendekatan: Belajar dari Leary (2009), Konstantinos Voutsinas dan Richard A.Werner (2011), penelitian ini merancang model struktur jatuh tempo utang dengan kumpulan data panel yang tidak seimbang. Ini terdiri dari 1352 perusahaan yang terdaftar di Cina dengan 8124 pengamatan selama periode 2003-2011. Uji Hausman telah digunakan, dan temuan mendukung model efek tetap. Temuan: Selain faktor-faktor yang telah dikonfirmasi oleh penelitian sebelumnya, struktur jatuh tempo utang juga sensitif terhadap faktor-faktor lain, seperti ekspektasi ekonomi, kebijakan moneter, pembatasan keuangan dan perubahan tarif pajak. Keterbatasan/implikasi penelitian: Masih banyak kasus yang mempengaruhi struktur jatuh tempo utang yang perlu ditelaah lebih lanjut, misalnya dampak dari kebijakan moneter yang tertinggal, faktor penentu rasio utang jangka pendek dan biaya operasional. Implikasi praktis: Dari sudut pandang makro, penelitian di bidang ini memungkinkan pemerintah untuk memperkenalkan kebijakan yang lebih tepat yang mengarahkan dan mendorong perkembangan pasar obligasi, sehingga mendorong perusahaan untuk memilih struktur keuangan yang tepat. Dari sudut pandang mikro, perusahaan dapat belajar dari penelitian untuk memilih metode dan jangka waktu pembiayaan yang efisien serta struktur utang. Keaslian/nilai: Dalam beberapa hal, kesimpulan makalah ini berkontribusi pada studi karakteristik dinamis dan faktor struktur jatuh tempo utang di perusahaan yang terdaftar di Cina.

Sejak Miller dan Modigliani (1958) melakukan studi struktur modal tentang perusahaan modern, sejumlah besar dokumen tentang pemeriksaan teori struktur modal muncul. Dengan perkembangan dan inovasi teori struktur modal, fokus secara bertahap beralih dari pilihan dasar. leverage dengan karakteristik struktur utang. Dan berdasarkan perkembangan teori struktur modal, maka terbentuklah teori trade-off, teori biaya keagenan, hipotesis asimetri informasi dan hipotesis pajak dari struktur jatuh tempo utang (Ho & Robinson, 1994). Teori-teori dasar ini telah menyebabkan serangkaian penelitian turunan tentang faktor-faktor penentu struktur utang (Bradley, Gregg & Han Kim, 1984; Titman & Wessels, 1988). Dibandingkan dengan lingkungan pembiayaan yang matang di luar negeri, lingkungan pembiayaan di Cina, di bawah transformasi ekonomi , belum matang. Pasar yang belum matang memiliki banyak batasan yang membuat struktur utang perusahaan yang terdaftar di China menjadi lebih rumit, misalnya, perkembangan pasar modal yang tidak seimbang dan perlindungan investor yang tidak sempurna. Terutama setelah krisis keuangan, apa karakteristik dinamis dari struktur jatuh tempo utang di perusahaan-perusahaan yang terdaftar di China? Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi struktur jatuh tempo utang? Bisakah teori struktur jatuh tempo utang menjelaskan masalah struktur utang di Cina? Semua masalah ini memerlukan analisis teoritis dan pengujian empiris. Dalam konteks ini, dengan fokus pada struktur utang perusahaan yang terdaftar di China, makalah ini secara teoritis menganalisis dampak faktor makroekonomi dan faktor mikroekonomi terhadap struktur utang. Selanjutnya, menggunakan kumpulan data 1352 perusahaan selama 2003-2011, studi ini menganalisis struktur jatuh tempo utang secara empiris untuk menguji karakteristik dinamis dan faktor-faktor struktur jatuh tempo utang di Cina. Penelitian di bidang ini, dari sudut pandang makro, memungkinkan pemerintah untuk memperkenalkan kebijakan yang lebih sesuai untuk mengarahkan dan mendorong perkembangan pasar obligasi; dari sudut pandang mikro, mereka memacu perusahaan untuk memilih struktur keuangan yang tepat. Perusahaan dapat belajar dari penelitian untuk memilih metode dan jangka waktu pembiayaan yang efisien serta struktur hutang.

Leave a Reply

Your email address will not be published.